Head Office : Kampus Universitas Sriwijaya Indralaya, Jl. Palembang - Prabumulih Km. 32 Ogan Ilir - Indralaya 360662, Telp : 0711 - 580074 Fax : 0711 - 581058 - Email : lpm@unsri.ac.id

Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (P-IBK)

PUSAT INKUBATOR BISNIS DAN KEWIRAUSAHAAN (P-IBK)
UNIVERSITAS SRIWIJAYA


Pusat Inkubator Bisnis dan Kewirausahaan (P-IBK) adalah salah satu pusat yang berada dibawah Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sriwijaya yang didirikan pada bulan April 2009 dengan SK Rektor No. 080/H9/KP/2009.

P-IBK ini mewadahi berbagai kegiatan kewirausahaan dengan tujuan utamanya adalah melakukan inkubasi untuk pengembangan wirausaha baru yang mandiri dan professional. P-IBK ini juga bertujuan memaksimalkan spirit kewirausahaan mahasiswa Universitas Sriwijaya dengan melakukan program pelatihan dan workshop.

Pusat inkubator bisnis dan kewirausahaan LPM Unsri adalah salah satu pusat studi di lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) Univesitas Sriwijaya yang didirikan pada tahun 2009.Berdirinya pusat inkubator dan bisnis kewirausahaan LPM Unsri didorong oleh tanggung jawab Unsri sebagai perguruan tinggi yang mengemban aspek pengabdian masyarakat dan memberikan kontribusi nyata dalam pembinaan terhadap UMKM secara terpadu dan berkesinambungan, selama jangka waktu tertentu sampai pelaku usaha mandiri dan sanggup beradaptasi dengan dunia usaha yang kompetitif dan dinamis. Untuk itu inkubator memberi layanan secara holistik bagi pebisnis pemula, sedang berjalan, maupun solusi terhadap permasalahan bisnis yang profitable, aksesibilitas pasar, permodalan, serta layanan IPTEK.

          Melalui program inkubasi akan mempercepat keberhasilan pengembangan bisnis melalui rangkaian program yang terstruktur mulai dari perencanaan, implementasi, dan evaluasi berdasarkan prinsip-prinsip manajemen mutu dan standar-standar nasional maupun internasional.

Menurut Peraturan Presiden Republik Indonesia No. 27 Tahun 2013 tentang pengembangan inkubator wirausaha:

1.     Inkubator Wirausaha adalah suatu lembaga intermediasi yang melakukan proses inkubasi terhadap Peserta Inkubasi (Tenant).

2.    Inkubasi adalah suatu proses pembinaan, pendampingan, dan pengembangan yang diberikan oleh Inkubator Wirausaha kepada Peserta Inkubasi (Tenant).

3.    Peserta Inkubasi (Tenant) adalah wirausahawan atau calon wirausahawan yang menjalani proses inkubasi.

4.   Dunia Usaha adalah Usaha Mikro, Usaha Kecil, Usaha Menengah, dan Usaha Besar yang melakukan kegiatan ekonomi di Indonesia dan berdomisili di Indonesia.


Visi P-IBK

 Penyedia layanan inkubasi bisnis berstandar  nasional internasional

Misi P-IBK

1.     Memberi layanan inkubasi sesuai standar manajemen mutu dan ISO 9001-2008

2.    Memberikan layanan kepada masyarakat, mahasiswa, dan alumni berbagai perguruan tinggi untuk memulai usaha sehingga tumbuh dan berkembang secara mandiri

3.    Memberikan layanan pra inkubasi – masa inkubasi – pasca inkubasi secara terstruktur dan berkelanjutan dengan masa inkubasi minimal 3 tahun

4.    Memberikan layanan inkubasi in-wall dan out-wall baik secara langsung maupun virtual dalam bentuk aplikasi dan inovasi IPTEK, motivasi, peningkatan kekuatan personal, pengetahuan, keterampilan bisnis, manajerial, dan kepemimpinan melalui kegiatan penyuluhan, pelatihan, pendidikan, pendampingan, dan business coach.

5.    Memberi layanan transfer pengetahuan dan teknologi tepat guna maupun pengembangan hak kekayaan intelektual serta hak cipta terhadap produk dan bisnis

6.    Memberikan layanan secara komersil untuk pertumbuhan dan pengembangan layanan inkubasi secara profesional dan bertanggung jawab

7.    Memberikan layanan yang berbasis pada nilai-nilai kebenaran perkataan, nurani, dan pikiran

8.    Memberikan layanan dengan prinsip etika bisnis, komitmen dua arah, berorientasi tujuan, dan fokus untuk sukses

9.    Meningkatkan reputasi dan pencitraan terhadap layanan inkubasi

10.  Mengembangkan kapabilitas dan kompetensi team work inkubator secara profesional dan berdaya saing.

PROGRAM

1.   Pertemuan, seminar, pelatihan

Pertemuan, seminar, dan pelatihan merupakan acara-acara yang diselenggarakan untuk meningkatkan wawasan para tenant sehingga mampu menghadapi kendala yang ada serta mampu mencapai tujuan yang diharapkan.

2.  Pendampingan usaha binaan

Merupakan bentuk-bentuk pelayanan usaha yang dilakukan oleh pusat inkubasi dalam pengembangan kegiatan usaha, monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh staf incubator bisnissendiri maupun dengan menghadirkan pendamping pakar dalam bidang tertentu yang dibutuhkan tenant, serta pemberian fasilitas kegiatan usahatenant berupa fasilitas kantor bersama. Pendampingan oleh staf akan dapat memantau kemajuan bagi setiap tenant maupun calon tenant, demikian juga pendampingan oleh pakar yang dibutuhkan terutama dalam bidang pemasaran, akan menciptakan gairah kerja dan keseriusan para tenant dan calon tenant incubator bisnis.

3.  Promosi inkubasi

Kegiatan ini dilakukan sebagai fasilitas untuk mempromosikan inkubasi, mempromosikan jaringan kerjasama, dan mempromosikan tenant kepada calon penanam modal.

4.  Kemitraan

Dalam proses inkubasi tenant, Inkubator Bisnis bekerjasama dengan sponsor atau stakeholders lainnya dalam rangka pembinaan, pendidikan, pelatihan dan pemagangan tenant. Beberapa sponsor yang telah bekerjasama dengan Inkubator Bisnis antara lain perusahaan swasta yang memiliki program CSR (Corporate Social Responsibility), lembaga donor dalam/luar negeri dan lainnya.

Pola Kemitraan yang dimuat dalam UU no. 20 tahun 2008 tentang UMKM

1.  Pemerintah, Pemerintah Daerah, Dunia Usaha dan masyarakat memfasilitasi, mendukung, dan menstimulasi kegiatan kemitraan, yang saling membutuhkan, mempercayai, memperkuat, dan menguntungkan.

2.  Kemitraan antar-Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dan Kemitraan antara Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah dengan Usaha Besar mencakup proses alih keterampilan di bidang produksi dan pengolahan, pemasaran, permodalan, sumberdaya manusia, dan teknologi.

3. Menteri dan menteri teknis mengatur pemberian insentif kepada Usaha Besar yang melakukan kemitraan dengan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah melalui inovasi dan pengembangan produk berorientasi ekspor, penyerapan tenaga kerja, penggunaan teknologi tepat guna dan ramah lingkungan, serta menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan.
Kemitraan dilaksanakan dengan pola:

a)  Inti-plasma;

b)  Subkontrak;

c)  Waralaba;

d)  Perdagangan umum;

e)  Distribusi dan keagenan; dan

f)   Bentuk-bentuk kemitraan lain, seperti: bagi hasil, kerjasama operasional, usaha patungan (joint venture), dan penyumberluaran (outsourcing).

5. Business Coach metode Neuro Linguistic Program

Merupakan jasa pendampingan berdasarkan Neuro Linguistic Program bagi para tenant yang secara bertahap belajar menerapkan langkah-langkah bisnis dibawah bimbingan coach bisnis yang profesional agar mampu mencapai sasaran bisnis yang telah ditetapkan dengan lebih cepat dan terstruktur.

6. Pengembangan Personal Power

Merupakan layanan baik secara individual maupun kelompok, sebagai dasar fundamental dalam mencapai kesuksesan bisnis. Pengembangan personal power memberi pengenalan pada

1. Eksplorasi Individual

2. Penetapan Visi & Misi

3. Penetapan goal/objek

4. Mengembangkan passion, superiority, dan intention

7. Capacity Building

Layanan yang memberi peningkatan kemampuan berwirausaha dengan pendekatan quantum coach, business coach, neuro entrepreneurship, emotional quotient, dan intelectual quotient.

lpm.unsri.ac.id

PENGUNJUNG